aldiunanto.com

Fungsi Factory dan Service Pada AngularJS

Fungsi factory dan service pada AngularJS - Aldi UnantoKetika aplikasi yang sedang dibuat berskala besar, tentunya source code pada file controller akan lebih banyak dan rumit. Pada kasus tertentu, beberapa fungsi yang bersifat global akan kembali diketik di beberapa controller untuk dilakukan sebuah fungsi yang sama dan konstan. Nah hal ini tentunya akan sangat merepotkan bukan? untuk itulah Factory dan Service hadir. Let’s try it out..

Factory

Apa itu factory? untuk memudahkan para pembaca, factory saya artikan sebagai sebuah kumpulan fungsi yang ditampung dalam sebuah object. Fungsi-fungsi tersebut bisa saja mengandung sebuah atau beberapa parameter untuk keperluan tertentu dan biasanya bersifat dinamis tergantung dari nilai yang diberikan di controller ketika pemanggilan dilakukan.

Service

Apa itu service? fungsi dari service sangatlah serupa dengan factory, yang membedakan hanyalah nilai yang dikembalikan dari dua buah teknik ini. Ketika mendeklarasi sebuah factory, maka ketika pemanggilan factory akan mengembalikan nilai(object) yang terkandung dalam factory tersebut. Beda halnya dengan service yang ketika dilakukan pemanggilan, nilai pengembalian sebuah service adalah service itu sendiri.

Bingung pasti ya? hehe. Okay biar jelasnya langsung saja kita ke TE..KA..PEE..

Perhatikan block kode di atas. Pertama kita lakukan deklarasi module dengan nama app. Kemudian kita buat sebuah factory yang diberinama ‘myFactory‘, sebuah service yang diberi nama ‘myService‘, dan terakhir pemanggilan kedua teknik tersebut ke dalam controller dengan cara meng-inject di controller pada parameter function.

Buatlah sebuah HTML markup (index.html) dan import file app.js tersebut. Jangan lupa untuk membuat directive data-ng-app=”app” pada tag <html>, dan data-ng-controller=”main” pada tag <body>.

Ketika file index.html di-running, maka pada console akan terlihat output seperti ini:

Fungsi factory dan service pada AngularJS - Aldi UnantoLine pertama adalah pemanggilan dari Factory myFactory, dan line kedua adalan pemanggilan dari Service myService. Hasil yang akan terlihat di console adalah serupa, dan juga kedua teknik ini sama-sama me-return sebuah nilai namun dengan konsep yang berbeda.

Kesimpulan

Factory dan service sama-sama berfungsi sebagai peringkas sebuah aplikasi yang dibangun dengan AngularJS. Factory dan Service hampir memiliki keunggulan yang serupa tergantung kebutuhan seorang pengembang aplikasi. Buatlah sebuah factory atau service dengan mengisikan beberapa function/properties pada object tersebut yang bersifat dinamis sehingga kita tidak perlu mengetik ulang block kode tertentu pada sebuah controller  karena akan sangat merepotkan dan juga tidak efisien.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

%d bloggers like this: